Senin, 30 April 2012

NBL 2011-2012

Juarai NBL Indonesia, Satria Muda Koleksi Delapan Gelar

Senin, 30 April 2012, 07:15 WIB
Juarai NBL Indonesia, Satria Muda Koleksi Delapan Gelar
Logo Satria Muda Britama
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Satria Muda Britama berhasil mempertahankan gelar juara National Basketball League (NBL) Indonesia. Tim polesan pelatih Octaviarro 'Ocky' Romely Tamtelahitu ini mengalahkan Dell Aspac 59-42 pada final NBL 2011/2012 di Gelanggang Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta, Ahad (29/4) malam.

Satria Muda telah mengumpulkan delapan gelar kompetisi basket lokal dalam satu dekade lebih. Yakni Kobatama 1999, Indonesia Basketball League (IBL) 2004, 2006, 2007, 2008, 2009, serta NBL 2010/2011 dan 2011/2012.

Pertarungan final ini berlangsung ketat sejak awal. Satria Muda unggul tipis 11-8 di kuarter pertama dan 27-20 di halftime. Keunggulan mental membawa Faisal J Achmad dkk menjauh di akhir kuarter ketiga dengan keunggulan 41-31. Para pemain Aspac seperti kehilangan akal menembus pertahan Satria Muda. Sebaliknya, permainan rotasi bola cepat, kerja sama tim dan kekuatan fisik membuat Satria Muda sempat unggul hingga 20 angka. Beruntung Aspac sempat menambah angka lewat dua tembakan tiga angka hingga memperkecil marjin skor di akhir pertandingan.

Arki Dikania Wisnu menjadi pemain terbaik di gim ini. Ia membalas performa buruknya di laga semifinal dengan mencetak 17 angka empat rebound, dua assist, dan tidak sekalipun membuat turn over. Faisal menyumbang 12 angka. Dari Dell Aspac Oki Wira Sanjaya mengemas 13 angka dan Xaverius Prawiro 10 poin.

Minggu, 29 April 2012

komputer unik

Sebuah kamera umumnya akan menghasilkan output berupa foto atau gambar. Namun itu tak berlaku bagi Matt Richardson. Lewat Descriptive Camera, metadata tercipta dari sebuah kamera.
Descriptive Camera dikembangkan oleh Matt Richardson. Ia adalah seorang programmer komputer sekaligus fotografer.
Prototipe Descriptive Camera diciptakan Matt Richardson untuk kelas Computational Camera di kampusnya Universitas New York.

Lantas bagaimana Descriptive Camera bekerja? Kamera ini nantinya akan menangkap gambar yang dijepret melalui lensa.
Kemudian Descriptive Camera akan mengirim image tersebut ke Mechanical Turk Amazon. Kemudian diskripsi foto akan diproses dan diteruskan kembali ke kamera dalam waktu enam menit.
Dengan demikian maka Descriptive Camera tak mampu mengubah foto menjadi teks (metadata) secara langsung. Ada seseorang di Mechanical Turk Amazon yang memrosesnya.
Nantinya sebuah thermel printer akan mencetak diskripsi teks melalui style polaroid. Dan penjepret foto tersebut bisa membaca diskripsi foto tersebut.